Minggu, 28 Februari 2010

Berita Olahraga

BANDUNG - Tim SMA Negeri 9 Bandung berhasil meraih juara Go to USA with Pop Mie Basketball 2010 regional Bandung. Pada babak final di GOR Padjajaran Bandung Sabtu (27/2/2010) malam, mereka berhasil membungkam perlawanan SMA Negeri 1 Baleendah Kabupaten Bandung dengan skor 68-56.

Di luar dugaan, kemenangan tim SMAN 9 diraih dengan susah payah. Mereka bahkan sempat tertinggal di 3 kuarter awal. Meski begitu, dengan mental juara, tim SMAN 9 berhasil menyalip perolehan angka lawan di kuarter keempat atau terakhir.

Sejak jump ball di kuarter pertama, SMAN Baleendah langsung melesat. Mereka berhasil menutup kuarter pertama dengan skor 19-15. Di kuarter kedua, permainan fast break terus digencarkan oleh SMAN Baleendah. Dengan lemparan dua poin, mereka terus mendominasi permainan. Skor akhir di kuarter kedua tetap milik SMAN Baleendah, 34-32.

Memasuki kuarter ketiga, permainan mulai berlangsung seru. Dukungan dari kedua suporter yang memenuhi GOR Padjajaran menambah semarak laga final tersebut. Tim SMAN 9 mulai bisa melepaskan diri dari tekanan dan mengungguli lawan. Namun, tembakan 3 angka SMAN Baleendah, menutup kuarter ketiga dengan skor 54-52 untuk Baleendah.

Didukung suporter yang mendominasi GOR Padjajaran, di kuarter keempat tim SMAN 9 mengubah strateg dengan mencoba lemparan 3 angka. Dari 7 kali percobaan lemparan 3 angka, 4 di antaranya berhasil masuk. Meski SMAN Baleendah balik menekan pada 8 menit terakhir, tak satu pun lemparan yang berhasil masuk. Sementara SMAN 9 terus menuai 2 dan 3 poin. Aksi tim SMAN 9 tak terbendung. Mereka akhirnya unggul dengan skor 68-56.

Kemenangan tersebut membuat tim SMAN 9 berhak mewakili regional Bandung ke babak grandfinal tingkat nasional. Selain trophy tetap, mereka juga berhak mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp5 juta.

Sementara SMA Negeri 1 Baleendah berhak atas trophy dan uang pembinaan sebesar Rp3 juta. Di posisi tiga, SMA Trinitas berhak mendapatkan trophy dan uang pembinaan Rp2 juta. Mereka berhasil mengalahkan SMA Aloysius dengan skor 67-37.

Selasa, 24 November 2009

SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 10 ZULHIJAH

Kepengurusan OSIS SMA N 1 LINTAU BUO mengucapkan selamt hari raya IDUL ADHA 10 Zulhijah.
Minal aidzin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin.

Jumat, 20 November 2009

Dalam rangka menambah ilmu pengetahuan dan wawasan, pada tanggal 14 November 2009 pengurus Osis SMA 1 LNTAU BUO beserta siswa SMA 1 LINTAU, melakukan study tour ke Batusangkar yaitunya melihat pameran pembangunan yang diadakan oleh pemerintah kabupaten Tanah Datar.
Dalam pemeran ini ditampilkan berbagai macam SDA dari kabupaten Tanah Datar seperti keanekaragaman hayati didaerah kabupaten Tanah Datar, hasil tambang. selain itu ada kesenian berupa kerajinan tangan, bahkan atribut TNI juga ikut ditampilkan disana.
Acara ini dihadiri oleh siswa-siswi dari berbagai sekolah di Tanah Datar. Sehingga, selain melihat pameran, sekaligus reuni dengan pengurus Osis dari sekolah lain.
Acara seperti ini sangat bermanfaat karena dapat mengembangkan wawasan, diharapkan acara-acara seperti ini diadakan secara rutin.

Minggu, 01 November 2009

Laporan Latihan Kepemimpinan siswa (LKS) 2009 (Report of Students Leadership Training (SLT) 2009 )

Tanggal 24-25 Oktober 2009 lalu telah dilaksanakan kegiatan Latihan Kepemimpinan siswa (LKS) bagi pengurus osis, pramuka & pks Sman 1 lintau Buo. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bpk Drs. Dafrimal selaku kepala sekolah di auditorium SMA N 1 Lintau Buo sekaligus dalam kesempatan ini beliau juga menyampaikan materi pertama dengan tema organisasi di sekolah.

Peserta kegiatan ini terdiri dari 13 orang Pengurus OSIS, 5 Orang dari Pramuka & 5 orang dari PKS. Adapun materi-materi yang disampaikan dalam acara LKS ini adalah:

1) Organisasi di Sekolah : Bpk Dafrimal ( Kepala Sekolah )
2) Mangement Organisasi : Ibu Syaflidar SPd, Msi
3) Psikologi Kepemimpinan : Bpk Zonny Alvis SPd
4) Teknik Persidangan : Anggi Fetra Migaus ( Alumni 2008)
5) Teknik Memimpin Rapat : Bpk Yarmis SPd ( Pembina Osis )
6) Kepemimpinan : Anggi Fetra Migaus
7) Administrasi Organisasi : Fadhlan Hamdi
8) AMT : Bpk Zonny Alvis SPd
9) Out Bond : Master Of Training

Adapun Panitia/ Master Of Training yang menghandle kegiatan ini adalah:

1) Ketua : Fadhlan Hamdi
2) Sekretaris : Aulia Rahmi Fitri Yani
3) Bendahara : Adi rahman
4) Seksi Acara : Arif Hidayat
5) Seksi Perlengkapan : Reza Krimazesky A & Adek Kurniawan
6) Seksi Konsumsi : Farra Dilla & Merita

Kegiatan ini di tutup secara resmi oleh Bapak Ismet Eliskal selaku Wakil Kepala Sekola Bidang Kesiswaan Pada hari minggu sore Pukul 16.45. Mudah-mudahan Kegiatan educatif seperti ini dapat dilanjutkan di masa mendatang.


(24-25 October 2009 and has held student leadership training activities (BLM) for the management osis, Scouts & mcc Sman 1 Lintau Buo. This activity was officially opened by Mr. Drs. Dafrimal as principal at the high school auditorium Lintau Buo N 1 and in this occasion he also reiterated the theme of the first material in the school organization.

Participants of this activity consisted of 13 people Board OSIS, 5 people from the Boy Scouts & 5 people from the MCC. The material presented in the worksheets are:

1) Organization of Schools: Mr. Dafrimal (Principal)
2) mangement Organization: Mother Syaflidar SPd, Msi
3) Psychology of Leadership: Mr. Alvis SPd Zonny
4) Techniques Transcript: Anggi Fetra Migaus (Alumni 2008)
5) Lead Technical Meeting: Mr. Yarmis SPd (coach Osis)
6) Leadership: Anggi Fetra Migaus
7) Administration Organization: Fadhlan Hamdi
8) AMT: Mr. Alvis SPd Zonny
9) Out Bond: Master Of Training

The Committee / Master Of Training which handles these activities are:

1) Chairman: Fadhlan Hamdi
2) Secretary: Aulia Rahmi Fitri Yani
3) Treasurer: Adi Rahman
4) Section Session: Arif Hidayat
5) Section Equipment: Krimazesky Reza Kurniawan A & Adek
6) Section Consumption: Farra Dilla & Merita

This event is officially closed by Mr. Ismet Eliskal as Vice Chief of Field Sekola Students In Sunday 16:45 AM afternoon. Hopefully this educatif activity can proceed in the future.)

Selasa, 20 Oktober 2009

Tim Geologi Masih Teliti Pemukiman Rawan Gempa (Still Geology Research Team Rawan Earthquake Settlements )

Padang, (ANTARA) - Sekitar enam orang ahli geologi masih meneliti pemukiman penduduk yang rawan tanah longsor di sejumlah daerah di Sumatera Barat (Sumbar), terutama yang terjadi bersamaan dengan bencana gempa 30 September 2009.

'Kini tim geologi masih meneliti pemukiman penduduk yang longsor saat dan sesudah terjadinya gempa 30 September 2009. Belum diperoleh hasil sementaranya,' kata Koordinator Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Sumbar, Ade Edward di Padang, Minggu.

Ade menjelaskan, tim ahli geologi meneliti pemukiman penduduk yang berada di kawasan Gunung Tigo Tandikek dan beberapa titik di Kabupaten Padang Pariaman.

Kemudian di kawasan pemukiman penduduk di pinggiran danau Maninjau, di seputar Tanjung Sani Kecamatan Tanjung Raya dan kawasan Malalak Kabupaten Agam.

Tim sudah turun sejak 6 Oktober lalu dan diperkirakan berlangsung dua pekan melakukan survey kawasan pemukiman penduduk tersebut.

Jadi, katanya, tim geologi juga akan meneliti dimana lokasi relokasi warga yang berada pada daerah rawan longsor itu.

'Lokasi pemindahan pemukiman penduduk, bila tak layak lagi ditempat yang lama, tentu tim geologi. Selanjutnya pemerintah daerah setempat yang menindaklanjuti ke masyarakatnya,' katanya.

Bupati Agam Aristo Munandar, sebelumnya menyatakan ada rencana relokasi permukiman penduduknya yang parah terkena gempa dan tanah longsor, terutama empat Korong (dusun, red) di Kecamatan Tanjung Raya dan sejumlah perkampungan di Kecamatan Malalak.

'Kita sudah minta tim geologi untuk meneliti permukiman penduduk dan secara resmi suratnya telah sampaikan kepada gubernur Sumbar. Penelitian diutamakan permukiman yang terkena tanah longsor saat gempa pekan lalu,' kata Aristo.

Menurut dia, untuk merelokasi masyarakat setempat, tentu setelah adanya rekomendasi dari ahlinya, karena tak mungkin tanpa kajian terlebih dahulu. 'Upaya relokasi akan di musyawarahkan dengan warga setelah adanya hasil dari tim geologi,' katanya.

Tingginya potensi terjadi longsor pada bekas longsoran saar guncangan gempa Rabu (30/9) lalu itu, terkait bermuculan mata air yang mengalir melalui perkampungan masyarakat.

Aristo menambahkan, dari hasil tim geologi nanti apakah masih layak atau tidak untuk ditempati kembali. Jika tidak, tentu Pemkab akan mencarikan lahan permukiman penduduk untuk ditempati warga tersebut.

'Apakah nanti dalam satu hamparan yang dibeli ke masyarakat atau terpisah. Kita lihat hasil rekomendasi tim geologi dulu dan diharapkan secepatnya hasil peninjauan ke lapangan ke luar,' katanya.

Gempa Sumbar berkekuatan 7,9 SR yang terjadi pada 30 September 2009 pukul 17:15 WIB dan berpusat di Kabupaten Padang Pariaman itu menimbulkan 1.117 orang tewas, akibat tertimpa bangunan dan tertimbun tanah longsor.

Sementara itu, korban luka berat mencapai 1.114 orang, sekitar 80 persen bangunan perkantoran di Padang rusak berat.

Kemudian sebanyak 135 ribu unit lebih rumah penduduk rusak berat dan 90 ribu unit rusak sedang dan ringan tersebar pada sembilan kabupaten/kota. (antara-sumbar.com)


Sumber: www.sumbarprov.go.id

Padang, (AFP) - About six people are still researching geologist settlements vulnerable to landslides in some areas of West Sumatra (West Sumatra), mainly coincided with the earthquake disaster 30 September 2009.

'Now the team is still researching geology of landslides settlements during and after the 30 September 2009 earthquake. Has not obtained its interim results, "said Coordinator of the Association of Indonesian geologists (IAGI) West Sumatera, Ade Edward in Padang, Sunday.

Ade explained, the team geologist studying settlements in the area of Mount Tigo Tandikek and several points in Padang Pariaman.

Later in the area on the outskirts of settlements Maninjau lake, around the Cape Sani Tanjung Raya district and region Malalak Agam District.

The team has fallen since last October 6 and expected to last two weeks to survey the settlement area.

So, he said, the team also will examine the geology where the relocation site located in avalanche prone areas.

'Locations settlement movement, if no longer worthy of the old place, of the geological team. Furthermore the local government to the people who follow through, 'he said.

Agam Regent Aristo Munandar, previously claimed there were plans for the relocation of settlements affected population of the earthquake and landslides, especially the four surroundings (village, red) in the district of Tanjung Raya and a number of villages in the district Malalak.

'We've asked the team to investigate the geological and settlements have been formally conveyed his letter to the governor of West Sumatra. Research priority settlements affected by landslides during the earthquake last week, "said Aristo.

According to him, to relocate local people, of course after a recommendation from the expert, because it was impossible without the prior studies. 'Efforts will be musyawarahkan relocation with residents after the results of the geological team,' he said.

The high potential for landslides occurred in the former avalanche earthquake shocks saar Wednesday (30 / 9) and that, related bermuculan springs flowing through the village community.

Aristo added, the results of later geological team is still feasible or not to be occupied again. If not, of Regency will find the land occupied by settlements for these residents.

'Is it later in a stretch that bought into the community or separate. We see the recommendations first geological team and is expected to immediately review the results of the field out, 'he said.

West Sumatra Earthquake of 7.9 Richter scale occurred on September 30, 2009 at 17:15 pm and is based in Padang Pariaman caused a 1117 people were killed, due to hit the building and buried in landslides.

Meanwhile, victims of severe injuries to reach 1114 people, about 80 percent of office buildings in Padang were severely damaged.

Then as many as 135 thousand units more severely damaged houses and 90 thousand units were damaged and scattered light in the nine district / city. (between-sumbar.com)


Source: www.sumbarprov.go.id

PELANTIKAN PENGURUS OSIS SMAN 1 LINTAU BUO PERIODE 2009/2010 (INAUGURATION BOARD OSIS SMAN 1 Lintau Buo PERIOD 2009/2010)

Dengan rahmat Tuhan YME, pada hari senin (12/10) lalu, kepengurusan OSIS Sman 1 Lintau Buo yang baru (2009/2010) telah dikukuhkan oleh Kepala Sekolah Sman 1 Lintau Buo.
Pelantikan ini di tandai dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan oleh Ketua OSIS 2008/2009 (Fadhlan Hamdi) & Ketua OSIS terpilih 2009/2010 (Reza Krimazesky Arsyada) dihadapan Kepala Sekolah SMA N 1 Lintau Buo (Bapak Drs.Dafrimal).
Pengurus OSIS baru ini berjumlah 30 orang. Diharapkan dengan telah dilantik, kepengurusan baru ini dapat menjalankan amanah yang telah diberikan kepada mereka dengan baik.

(With the grace of God YME, on Monday (12/10) and then, management OSIS Sman 1 Lintau new Buo (2009/2010) has been confirmed by the Principal Sman 1 Lintau Buo.
The inauguration was marked by the signing of the minutes of the handover of office by the Chairman of the 2008/2009 Student Organization (Fadhlan Hamdi) & 2009/2010 elected Chairman of Student Organization (Reza Krimazesky Arsyada) Principal before SMA N 1 Lintau Buo (Mr. Drs.Dafrimal).
The new Student Organization Executive Board amounted to 30 people. Expected to have been sworn in, new management was able to run the trust that has been given to them well.)

Jumat, 18 September 2009

IDUL FITRI 1430 H / 2009 M


Segenap kepengurusan Beserta Pembina Organisasi siswa Intra Sekolah ( OSIS ) SMA NEGERI 1 LINTAU BUO Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H/ 2009 M.
Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir & Bathin.
Semoga Amal Ibadah Puasa kita Di Terima Oleh Allah SWT.
Amiiin...
 

DATA PENGUNJUNG

free counters

OSIS SMA NEGERI 1 LINTAU BUO Copyright © 2009 Community is Designed by Bie